Trik Pengembang Perumahan 1


Share on Facebook
Share on LinkedIn
Bookmark this on Google Bookmarks
Share on StumbleUpon

Tempat tinggal adalah kebutuhan utama setiap orang. Dana yang dikeluarkan untuk itu juga besar. Tidak jarang seseorang harus menabung selama beberapa tahun bahkan hanya untuk bisa membayar uang muka saja. Padahal masalah tidak hanya itu. Saat memilih rumah pun tidak jarang berakhir dengan kekecewaan. Berdasarkan pengalaman saya dan orang-orang yang saya kenal maka saya mengambil beberapa hal yang harus menjadi perhatian dalam memilih rumah.

memilih-rumah

  • Lokasi

Banyak orang menentukan pilihan rumah yang akan mereka tempati berdasarkan lokasi. Biasanya mereka memilih berdasarkan kemudahan akses ke tempat-tempat umum seperti pasar, rumah sakit, kantor polisi, dan lain-lain. Ada baiknya juga memperhatikan lebar jalan di depan komplek perumahan dan jarak 1 km dari perumahan. Semakin lebar jalan tersebut semakin strategis letak perumahan tersebut.

  • Pengembang

Perhatikan pengembang yang membangun rumah tersebut. Sudah berapa perumahan yang dibangun dan selidiki kualitas perumahan tersebut. Berapa lama dibangun dan tingkat hunian selama jangka waktu tertentu. Perumahan yang bagus cenderung cepat diisi oleh penghuni. Tentu saja pengembang yang baru akan menggunakan harga sebagai strategi utamanya. Hal tersebut tidak menjadi masalah asal benar-benar diteliti sebelum membeli. Pengembang kecil yang bagus akan lebih baik dari pada pengembang besar yang kurang punya itikad baik.

  • Brosur yang digunakan

Apakah brosur berisi informasi lengkap? Gambar-gambar yang ada di brosur apakah berupa foto atau sketsa? Denah lokasi yang terlampir dapat dijadikan acuan. Biasanya pada denah digambarkan bahwa lokasi perumahan terletak dekat dengan lokasi-lokasi strategis seperti kampus, sekolah, rumah sakit, dan lain-lain. Pastikan bahwa denah yang tergambar berisi perbandingan jarak yang realistis. Lebih bagus jika jarak tercantum. Tapi pastikan juga bahwa jarak yang tertulis sama atau tidak berbeda jauh dengan jarak yang sebenarnya. Hal ini terkait kejujuran pengembang dalam memberikan informasi.

  • Survey lokasi

Di lokasi anda dapat melihat-lihat kualitas rumah yang sudah atau sedang dibangun. Mungkin ada tumpukan batu bata atau sedikit material lain di kavling di sekitar rumah yang anda incar. Jangan langsung berasumsi bahwa kavling tersebut sudah laku. Kadang pengembang ingin memberi kesan bahwa perumahan mereka cepat laku dan kavling yang anda incar juga disenangi calon konsumen lain. Ada baiknya anda lakukan survey sebelum dan sesudah menemui pengembang. Survey pada malam hari dan siang hari juga memperlihatkan sesuatu yang berbeda. Saat malam hari biasanya dapat diketahui penerangan jalan di perumahan. Melalui lampu yang menyala pada setiap rumah juga dapat diketahui perbandingan antara rumah yang sudah dibangun dan rumah yang sudah dihuni. Informasi dari penghuni lama juga perlu anda dapatkan.

  • Meningkatkan kualitas rumah

Mungkin anda tergiur dengan harga murah yang ditawarkan oleh pengembang yang baru. Biasanya pembangunan rumah dilakukan oleh pengembang. Pastikan untuk melakukan pengawasan ketat dalam proses pembangunan rumah tersebut. Anda harus tega untuk cerewet ikut campur dalam pembangunan rumah. Kumpulkan informasi sebanyak-banyaknya mengenai bagaimana cara membangun pondasi, tembok dan bagian-bagian rumah lainnya. juga lakukan survey terhadap harga material yang anda gunakan. Terutama jika anda ingin melakukan perubahan spesifikasi dari rumah standar yang ditawarkan pengembang.

  • Kelengkapan administrasi

Hal ini berhubungan dengan perjanjian jual-beli, spesifikasi bangunan, sertifikat dan lain-lain. Perhatikan apakah sudah cukup detail hal-hal yang diatur di dalam kelengkapan administrasi tersebut. Denda keterlambatan biasanya hanya dikenakan pada pihak pembeli. Dalam hal ini biasanya juga pembeli bersikap pasif akan perjanjian yang berpotensi merugikan dirinya terserbut. Jika ada sekali atau bahkan beberapa kali keterlambatan yang dilakukan pihak pengembang segera tekankan untuk merevisi perjanjian pada bagian jika keterlambatan dilakukan oleh pihak pengembang. Katakan, bahwa hal itu anda inginkan supaya terjalin kerjasama yang saling menguntungkan diantara kedua pihak.

Mudah-mudahan tips atau trik atau pelajaran di atas bisa berguna buat yang membacanya.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *