Tertipu Sales Telekomunikasi 2


Share on Facebook
Share on LinkedIn
Bookmark this on Google Bookmarks
Share on StumbleUpon

“Awas kamu kalau menipu saya!”, begitu peringatan saya pada seorang sales produk telekomunikasi.

“Gak mungkin, pak. Demi Tuhan, gak akan saya melakukan itu.” sanggah Sales tersebut berusaha meyakinkan.

Singkatnya, akhirnya terjadilah transaksi paket promosi TV kabel dan internet. Pembayaran dilakukan untuk kemudian akan dilakukan pemasangan secepatnya.

Setelah ditunggu-tunggu ternyata yang terpasang hanya TV kabel sedangkan koneksi internet sama sekali tidak terpasang dengan berbagai alasan. Saluran TV kabel yang tersedia pun ternyata hanya sebagian. Padahal janjinya semua saluran akan dibuka selama bulan promosi.

Beberapa bulan yang lalu saya mengalami kejadian di atas. Bukan saja saya merasa dikadali tetapi sudah dikomodoi, karena sangking jengkelnya. Akhirnya saya ambil hikmahnya saja. Proses rekrutmen tenaga pemasaran lepas biasanya dilakukan secara longgar. Siapa pun yang bersedia hampir pasti direkrut. Penghasilan yang didapat biasanya juga berdasarkan komisi penjualan. Gaji tidak didapat, kalau pun ada sangat tidak memadai. Hal ini menjadi permakluman sebagaian orang untuk melakukan penipuan. Korban juga hanya sedikit yang mau repot melaporkan kepada pihak yang berwajib.

Untuk mencegah dikomodoi lagi dalam lain kesempatan akhirnya saya membuat suatu formulir isian. Form Pernyataan Kebenaran Informasi tersebut nantinya akan diisi oleh orang yang menawarkan produk apa pun pada saya. Sehingga tidak sembarangan penjelasan akan diberikan jika sudah mengisi formulir ini. Form  saya buat sederhana dicetak dalam lembar A4 bisa dilipat dan dimasukkan dompet agar mudah digunakan setiap saat. Saat jalan-jalan ke mall atau pusat keramaian lainnya besar kemungkinan kita tertarik penawaran dari SPG akan promosi suatu barang yang sedang berlangsung. Bisa juga disiapkan di rumah atau di kantor siapa tahu diperlukan.

Buat yang berminat bisa mengunduh di [download id=”1″]

Ada 2 bentuk isian dalam formulir di atas. Lembar pertama berisi informasi nama sales, perusahaan tempat bekerja sales tersebut dan perusahan produsen atau penyedia produk. Titik beratnya pada kebenaran data pribadi dan perusahaan. Sedang lembar kedua juga berisi nama sales, perusahaan tempat bekerja sales dan menyediakan informasi lebih lengkap mengenai jenis barang, promosi dan harga produk.

Tinggalkan komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *