NCP-Nada Curang Pribadi


Andi sedang asyik memancing hari ini. Dia lebih memilih tidak masuk kerja hari jumat ini dan berlibur bersama teman-temannya. Andi membolos kerja dengan alasan sedang sakit. Tiba-tiba telpon genggamnya berbunyi, rupanya ada telpon dari kantornya. Segera tombol NCP diaktifkan sebelum menerima telpon tersebut. Kemudian dengan santainya dia bicara dengan atasannya yang berada diujung telpon yang lain. Andi tampak tenang karena tidak akan muncul kecurigaan dari atasan. Sambil bercakap-cakap, atasan akan mendengar bunyi lemari dan laci dibuka, terdengar juga musik mengalun kecil. Suara-suara tersebut muncul secara bergantian sebagai latar belakang disela-sela pembicaraan mereka. Si atasan berpikir, kasihan sekali Andi harus mendekam di kamar karena sakit.

Sementara pada waktu dan tempat berbeda, seorang suami gugup mendapat telpon dari istrinya yang sangat posesif. Istri selalu mengecek suami ke mana pun dia pergi. Secepat kilat tombol NCP ditekan dan tergagap-gagap si suami menyambut suara istrinya. Istri tidak percaya bahwa suami sedang berada di kantor. Walaupun dia mendengar suara fax dan dering telpon bersahutan muncul menjadi latar suara suami. Dia minta suaminya untuk mengaktifkan video call atau panggilan visual. Suami segera berjalan mepet ke tembok. Kali ini suami mengaktifkan juga tombol VCP. Hal itu perlu dilakukan agar penggabungan antara file video suasana kantor dan profil dirinya bisa terjadi dengan mulus. Si istri pun yakin setelah mengetahui bahwa suami memang benar-benar sedang di kantor. Suami tertawa sepuas-puasnya, kali ini keberadaannya di kamar hotel tidak diketahui istri. Hmm…

Apa yang dimaksud dengan NCP dan VCP?

NCP atau yang disebut dengan Nada Curang Pribadi berfungsi mirip NSP, Nada Sambung Pribadi. Bedanya, jika NSP berfungsi saat sebelum panggilan telpon dijawab maka NCP berfungsi selama menjawab panggilan telpon dilakukan. NCP menjadi suara latar percakapan yang kita lakukan.

VCP atau yang disebut dengan Video Curang Pribadi berfungsi seperti NCP. Hanya saja fasilitas ini digunakan untuk panggilan video. Berbagai jenis file video dapat kita jadikan latar belakang penampilan seseorang dipanggilan video tersebut. Dengan fungsi ini maka seseorang dapat berlagak seperti sedang berada diberbagai belahan dunia lain bahkan di bulan. Tentu saja jika video suasana yang mendukung untuk itu tersimpan di telpon genggam pribadi.

Sebenarnya agak kurang pas teknologi ini disebut NCP atau VCP. Kesan yang muncul orang-orang yang ingin menggunakan teknologi ini selalu ingin berbuat curang. Padahal teknologi ini bersifat netral karena dapat digunakan baik untuk hal-hal yang positif maupun negatif. Tergantung dari karakter setiap pribadi yang menggunakannya. Mungkin nama NCP dan VCP lebih menjual makanya digunakan. Contoh penggunaan yang positif, NCP bisa digunakan juga saat sepasang kekasih ingin bercakap-cakap melalui telpon sambil disertai alunan lagu kesukaan mereka. Jadi suasana pacaran terasa lebih mesra, pacaran bisa serasa di suatu tempat yang sangat romantis.

Prinsip kerja NCP adalah menggabungkan suara seorang pengguna dengan file audio yang tersimpan di telpon genggam. Pada saat tombol NCP diaktifkan maka segera file audio yang terpilih berputar secara bersamaan. Pada VCP file yang digabungkan adalah gambar bergerak, karenanya diperlukan sesuatu yang polos seperti tembok untuk menjadi latar belakang profil pengguna telpon saat sedang berkomunikasi.

Merk telpon genggam atau penyedia layanan telekomunikasi mana yang sudah bisa menggunakan kedua fasilitas tersebut?

Wah.. setahu saya belum ada. Tiba-tiba saja ada ide melintas di kepala saya. Kalau ada telpon selular dengan fasilitas NCP dan VCP sepertinya asyik banget. hehehe…

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *