<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kreativitas &#187; Seliter Bensin</title>
	<atom:link href="http://www.kreativitas.net/category/seliter-bensin/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.kreativitas.net</link>
	<description>Ide, Belajar dan Perjalanan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 22 Feb 2010 12:34:10 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=abc</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>10 Dosa Mematikan dari Pikiran Negatif (bag. 2)</title>
		<link>http://www.kreativitas.net/10-dosa-mematikan-dari-pikiran-negatif-bag-2.html</link>
		<comments>http://www.kreativitas.net/10-dosa-mematikan-dari-pikiran-negatif-bag-2.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2009 09:22:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>contributor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seliter Bensin]]></category>
		<category><![CDATA[berpikir positif]]></category>
		<category><![CDATA[berpikiran negatif]]></category>
		<category><![CDATA[pikiran negatif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kreativitas.net/10-dosa-mematikan-dari-pikiran-negatif-bag-2.html</guid>
		<description><![CDATA[6. Brengsek!! Mengapa hal-hal buruk selalu terjadi padaku?

Masalah:


Hal-hal buruk terjadi pada setiap orang. jika kita berdiam diri terhadap hal itu, maka itu akan membuat kita frustasi dan menjatuhkan kita.
  

Solusi:


Lihat hal-hal buruk sebagai bagian dari air surut yang mengalir dalam kehidupan. Penderitaan bagian dari kondisi manusia tetapi itu akan berlalu. Semua rasa sakit akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>6. Brengsek!! Mengapa hal-hal buruk selalu terjadi padaku?
</p>
<p>Masalah:
</p>
<blockquote>
<p>Hal-hal buruk terjadi pada setiap orang. jika kita berdiam diri terhadap hal itu, maka itu akan membuat kita frustasi dan menjatuhkan kita.
  </p>
</blockquote>
<p>Solusi:
</p>
<blockquote>
<p>Lihat hal-hal buruk sebagai bagian dari air surut yang mengalir dalam kehidupan. Penderitaan bagian dari kondisi manusia tetapi itu akan berlalu. Semua rasa sakit akan berlalu. Sementara itu, jangan membiarkan itu menjadi beban. Jangan berlarut dengan hal-hal buruk tetapi lihat kedepan menghadapi hal-hal baik di masa depanmu. Belajar mengambil hal-hal buruk dalam setiap langkah dan belajar dari situ. Hal-hal buruk sebenarnya merupakan suatu kesempatan bertumbuh dan menjadi lebih kuat dalam musibah.
  </p>
</blockquote>
<p>7. Kamu tidak dapat melakukan sesuatu dengan benar! Mengapa kamu tidak seperti dia?
</p>
<p>Masalah:
</p>
<blockquote>
<p>Perkataan seperti ini biasanya terjadi saat kita masih anak-anak dan tersimpan di bawah sadar. Masalahnya? Membandingkan dua orang, selalu merupakan pemikiran yang keliru. Setiap orang berbeda, dengan keberbedaan maka sesuatu dikerjakan. Perbedaan kekuatan, kelemahan dan perbedaan karakter manusia. Jika kita berharap bahwa semua manusia sama, kita sudah menjadi robot. Kedua, dengan berkata negatif seperti itu pada orang lain tidak akan membuat situasi menjadi lebih baik. Itu mungkin akan membuat kamu merasa lebih baik dan lebih berkuasa. Tetapi kenyataannya, itu akan menyakiti hubungan kamu. Sebenarnya, itu akan membuat kamu merasa negatif dan pastinya membuat orang lain juga merasa negatif dan perilaku negatif akan berlanjut. Semua orang akan kalah.
  </p>
</blockquote>
<p>Solusi:<br />
  
</p>
<blockquote><p>Ambil kesalahan dan perilaku buruk orang lain sebagai sebuah kesempatan untuk mengajar. Tunjukkan pada mereka bagaimana cara melakukan sesuatu. Kedua, puji mereka ada setiap perilaku positif mereka dan menghargai kesuksesan mereka. Terakhir dan yang paling penting, cintai mereka sebagaimana mereka.
</p></blockquote>
<p>8. Pekerjaanmu menjengkelkan. Itu sangat lemah! Kamu sangat tolol dan kuharap kamu tidak akan menghasilkan keturunan.
</p>
<p>Masalah:<br />
  
</p>
<blockquote><p>Bagaimanapun, coba lihat sesuatu bukan dari perspektif orang yang menerima komentar tersebut tetapi dari perspektif orang yang memberi komentar. Bagaimana dengan mengatakan hal seperti itu bisa menolongmu? Saya rasa akan merasa baik untuk memberi kesempatan jika kamu merasa waktumu terbuang. Tetapi benarkah, berapa banyak waktumu terbuang? Beberapa menit? Dan atas kesalahan siapa? Kebenarannya, membuat komentar negatif justru membuatmu untuk selalu berpikiran negatif. Hal itu juga tidak baik dalam pertemanan.
</p></blockquote>
<p>Solusi:<br />
  
</p>
<blockquote><p>Belajar menawarkan solusi yang konstruktif terlebih dulu. Daripada memberitahu seseorang karya mereka buruk, atau pendapat mereka lemah, tawarkan pendapat yang spesifik untuk perbaikan. Bantu mereka untuk menjadi lebih baik. jika kamu ingin menyempatkan waktu untuk berpendapat, buat itu sebagai waktu yang berharga. Kedua, belajar untuk berinteraksi dengan orang dalam cara yang positif. Hal ini akan membuat orang lain merasa baik dan kamu juga memiliki perasaan yang lebih baik mengenai diri sendiri. Dan kamu akan mendapat beberapa teman akrab dengan cara seperti ini.
</p></blockquote>
<p>9. Membalas cemoohan orang
</p>
<p>Masalah:
</p>
<blockquote>
<p>Jika seseorang menghinamu dan dengan cara yang sama kamu menghina mereka juga maka yang terjadi adalah perpindahan masalah. Orang tersebut mungkin menghadapi hari yang buruk dan menempatkan kamu di dalam hari tersebut karena suatu alasan. Jika kamu membalasnya, maka kamu berada di hari yang buruk juga. masalahnya menjadi masalahmu. Bukan hanya itu, lingkaran cemoohan dapat menjadi lebih buruk dan lebih buruk sampai menghasilkan kekerasan atau konsekuensi negatif untuk kalian berdua.
  </p>
</blockquote>
<p>Solusi:<br />
  
</p>
<blockquote><p>Biarkan hinaan atau komentar negatif meluncur. Jangan biarkan masalah mereka menjadi masalahmu. Kenyataannya, cobalah untuk mengerti masalah mereka lebih lagi, mengapa seseorang mengatakan sesuatu seperti itu? Apa masalah yang sedang mereka hadapi? Memiliki sedikit empati untuk seseorang tidak hanya akan membuatmu mengerti bahwa komentar mereka bukan tentangmu. Tetapi itu juga akan membuatmu merasa dan bertindak dengan tata cara positif menghadapi mereka. Kamu akan merasa lebih baik dalam proses tersebut.
</p></blockquote>
<p>10. Saya berpikir saya tidak dapat melakukan ini. Saya tidak cukup disiplin. Mungkin lain waktu.
</p>
<p>Masalah:<br />
  
</p>
<blockquote><p>Jika kamu merasa tidak dapat melakukan sesuatu, kamu mungkin tidka menang. Khususnya untuk masalah besar. Disiplin tidak ada hubungannya dalam hal ini. Motivasi dan fokus adalah segala yang diperlukan untuk melakukannya. Jika kamu menempatkan kesanggupan untuk lain waktu, kamu tidak akan melakukannya. Pemikiran negatif seperti ini menghalangi kita dari penyelesaian masalah.
</p></blockquote>
<p>Solusi:<br />
  
</p>
<blockquote><p>Alihkan pemikiran ke sekelilingmu. Kamu dapat melakukan ini! Kamu tidak perlu disiplin. Temukan cara untuk membuat dirimu sukses dalam tujuanmu. Jika kamu gagal, belajar dari kegagalan tersebut, dan coba lagi. Daripada meletakkan tujuan itu untuk lain waktu, mulailah sekarang. Fokus pada satu tujuan dalam satu waktu, tempatkan semua energimu untuk hal itu. Raihlah sebanyak mungkin bantuan dari orang lain yang bisa kamu dapatkan. Kamu akan dapat menggerakkan gunung jika kamu mulai berpikir positif.
</p></blockquote>

<p><strong>Possibly Related Posts:</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://www.kreativitas.net/10-dosa-mematikan-dari-pikiran-negatif-bag-1.html">10 Dosa Mematikan dari Pikiran Negatif (bag. 1)</a></li>
<li><a href="http://www.kreativitas.net/membangun-jembatan-kehidupan.html">Membangun Jembatan Kehidupan</a></li>
<li><a href="http://www.kreativitas.net/tips-untuk-hidup-yang-lebih-baik.html">Tips Untuk Hidup yang Lebih Baik</a></li>
<li><a href="http://www.kreativitas.net/membayar.html">Membayar</a></li>
<li><a href="http://www.kreativitas.net/kamu-bilang-5-tahun-yang-akan-datang.html">Kamu Bilang, 5 Tahun yang Akan Datang&#8230;</a></li>
</ul><br />
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kreativitas.net/10-dosa-mematikan-dari-pikiran-negatif-bag-2.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 Dosa Mematikan dari Pikiran Negatif (bag. 1)</title>
		<link>http://www.kreativitas.net/10-dosa-mematikan-dari-pikiran-negatif-bag-1.html</link>
		<comments>http://www.kreativitas.net/10-dosa-mematikan-dari-pikiran-negatif-bag-1.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2009 08:30:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>contributor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seliter Bensin]]></category>
		<category><![CDATA[berpikir negatif]]></category>
		<category><![CDATA[negative thinking]]></category>
		<category><![CDATA[pikiran negatif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kreativitas.net/10-dosa-mematikan-dari-pikiran-negatif-bag-1.html</guid>
		<description><![CDATA[1. Saya akan berbahagia saat saya memiliki _____

Masalah:


Jika kamu berpikir kamu tidak dapat bahagia sampai kamu meraih titik tertentu atau sampai kamu mencapai penghasilan tertentu atau sampai kamu mendapatkan rumah bagus atau komputer atau mobil maka kamu tidak akan pernah berbahagia. Semua target tersebut justru tidak akan tercapai. Sekali kita meraih target tersebut kita tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>1. Saya akan berbahagia saat saya memiliki _____
</p>
<p>Masalah:
</p>
<blockquote>
<p>Jika kamu berpikir kamu tidak dapat bahagia sampai kamu meraih titik tertentu atau sampai kamu mencapai penghasilan tertentu atau sampai kamu mendapatkan rumah bagus atau komputer atau mobil maka kamu tidak akan pernah berbahagia. Semua target tersebut justru tidak akan tercapai. Sekali kita meraih target tersebut kita tidak akan puas, kita akan menginginkan yang lebih lagi.
  </p>
</blockquote>
<p>Solusi:
</p>
<blockquote>
<p>Belajar untuk berbahagia dengan apa yang kamu miliki, di mana kamu berada dan siapa kamu, mulailah saat ini juga. Kebahagiaan tidak harus memiliki beberapa barang yang kita inginkan, bahkan itu dapat kita temukan saat ini. Belajar menghitung berkat yang kamu terima dan lihat yang positif dari situasimu. Ini mungkin terdengar sederhana tetapi ini dapat diterapkan.
  </p>
</blockquote>
<p>2. Saya harap saya seperti seorang ____ (selebriti, teman atau orang lain)
</p>
<p>Masalah:
</p>
<blockquote>
<p>Kita tidak akan mempunyai kecantikan, talenta, kekayaan, penampilan menarik seperti orang lain. Akan selalu ada orang yang lebih baik jika kita melihat terus. Bagaimana pun juga, jika kita membandingkan diri sendiri terhadap orang lain dengan cara seperti ini maka kita akan selalu lebih rendah, selalu gagal dan selalu berasa lebih buruk mengenai diri sendiri. Tidak ada cara untuk berbahagia.
  </p>
</blockquote>
<p>Solusi:
</p>
<blockquote>
<p>Berhenti membandingkan diri sendiri dengan orang lain dan lihatlah ke dalam diri sendiri, apa kekuatanmu, keahlianmu, kesuksesanmu bagaimanapun kecilnya itu. Apa yang kamu cintai mengenai diri sendiri? Belajar mencintai diri sendiri, sekarang juga, bukan siapa yang kamu harapkan nantinya mengenai siapa kamu. Adalah bagus buat setiap kita jika kita mencintai diri sendiri, dan indahnya semangat kemanusiaan di diri setiap orang.
  </p>
</blockquote>
<p>3. Melihat seseorang sukses dan membuat kita cemburu dan marah.
</p>
<p>Masalah:
</p>
<blockquote>
<p>Pertama, asumsi ini memandang bahwa hanya ada sedikit orang yang dapat sukses di dunia. Kenyataannya, sangat banyak orang dapat sukses dengan berbagai caranya masing-masing.
  </p>
</blockquote>
<p>Solusi:
</p>
<blockquote>
<p>Belajar menghargai kesuksesan orang lain dan belajarlah dari kesuksesan itu, berbahagialah untuk mereka. Berempati dengan mereka dan mengertilah bahwa itu seharusnya menjadi milik mereka. Kemudian berbaliklah dari mereka dan lihat diri sendiri. Kamu pun bisa sukses, bagaimana pun juga kamu memilih yang kamu lakukan. Dan lebih lagi, kamu sebenarnya sudah sukses. Jangan melihat ke atas saat berada ditengah-tengah kelompok sosial tetapi perhatikan juga ke bawah. Selalu ada jutaan orang yang lebih tidak beruntung dari kamu. Orang yang bahkan tidak dapat membaca artikel ini atau menguasai komputer, jelas tidak beruntung. Dalam hal ini kamu berada dalam kesuksesan besar.
  </p>
</blockquote>
<p>4. Saya berada dalam kegagalan yang menyedihkan. Saya tidak dapat melakukan sesuatu dengan benar.
</p>
<p>Masalah:
</p>
<blockquote>
<p>Setiap orang adalah kegagalan, jika kamu melihat itu sebagai jalan yang pasti. Setiap orang pernah gagal, beberapa kali, dalam berbagai hal. Saya pernah gagal juga, saya tidak dapat menghitung berapa kali. Dan saya tetap akan gagal, setiap harinya. Bagaimanapun, perhatikan kegagalanmu sebagai kegagalan jika membuat dirimu merasa buruk terhadap terhadap diri sendiri. Dengan cara berpikir seperti ini, kita akan memiliki gambaran diri negatif dan tidak akan bergerak dari situ.
  </p>
</blockquote>
<p>Solusi:
</p>
<blockquote>
<p>Perhatikan kesuksesmu dan abaikan kegagalanmu. Lihat kembali kehidupanmu, bulan lalu atau tahun lalu atau 5 tahun lalu. Berusaha mengingat kesuksesanmu. Jika kamu kesulitan mengingatnya, mulailah mendokumentasikannya. Buatlah sebuah catatan sukses, baik itu di buku catatan ataupun di internet. dokumentasi kesuksesanmu setiap hari atau setiap minggu. Saat kamu melihat kebelakang akan apa yang sudah kamu raih selama setahun, kamu akan kagum. Ini adalah sebuah perasaan positif yang menakjudkan.
  </p>
</blockquote>
<p>5. Saya akan dikalahkan olehnya nanti. Saya lebih baik dari dia dan tidak akan saya menolongnya untuk sukses. Dia nanti akan memakan saya.
</p>
<p>Masalah:
</p>
<blockquote>
<p>Kompetisi diasumsikan bahwa ada sejumlah kecil emas yang harus dimiliki dan saya harus meraihnya sebelum dia. Itu akan membuat kita rakus, menikam dari belakang, menyakiti orang lain. Kita akan berusaha mencengkram jalan kita dari orang lain untuk meraih sukses, karena perasaan kompetitif kita. Bagaimanapun, siapa yang mengatakan bahwa pelanggan saya tidak dapat menjadi pelangganmu? Orang dapat mencari informasi dan berpindah tempat sesuka hati.
  </p>
</blockquote>
<p>Solusi:
</p>
<blockquote>
<p>Belajar melihat kesuksesan sebagai sesuatu yang harus dibagi, dan belajar bahwa jika kita saling menolong kita akan mendapat kesempatan yang lebih baik untuk sukses. Dua orang bekerja bersama untuk mencapai tujuan lebih baik daripada dua orang yang bersaing untuk meraih tujuan tersebut. Lebih dari cukup kesuksesan yang tersedia untuk dicari. Belajar untuk berpikir dalam bagian kelimpahan daripada kekurangan.
  </p>
</blockquote>

<p><strong>Possibly Related Posts:</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://www.kreativitas.net/10-dosa-mematikan-dari-pikiran-negatif-bag-2.html">10 Dosa Mematikan dari Pikiran Negatif (bag. 2)</a></li>
<li><a href="http://www.kreativitas.net/membangun-jembatan-kehidupan.html">Membangun Jembatan Kehidupan</a></li>
<li><a href="http://www.kreativitas.net/tips-untuk-hidup-yang-lebih-baik.html">Tips Untuk Hidup yang Lebih Baik</a></li>
<li><a href="http://www.kreativitas.net/membayar.html">Membayar</a></li>
<li><a href="http://www.kreativitas.net/kamu-bilang-5-tahun-yang-akan-datang.html">Kamu Bilang, 5 Tahun yang Akan Datang&#8230;</a></li>
</ul><br />
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kreativitas.net/10-dosa-mematikan-dari-pikiran-negatif-bag-1.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membangun Jembatan Kehidupan</title>
		<link>http://www.kreativitas.net/membangun-jembatan-kehidupan.html</link>
		<comments>http://www.kreativitas.net/membangun-jembatan-kehidupan.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Sep 2009 10:32:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>contributor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seliter Bensin]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[membangun jembatan kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[tukang kayu kehidupan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kreativitas.net/membangun-jembatan-kehidupan.html</guid>
		<description><![CDATA[ Suatu waktu dua bersaudara, yang tinggal di daerah pertanian yang berdampingan, terlibat konflik. Itu keretakan serius yang pertama kali terjadi selama 40 tahun bersebelahan bercocok tanam, berbagi peralatan mesin, pekerjaan dan hasil pertanian yang diperlukan tanpa ada konflik.
Kemudian kerjasama yang panjang itu berakhir. Itu diawali melalui sebuah salah pengertian yang sepele dan berkembang menjadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kreativitas.net/wp-content/images/MembangunJembatanKehidupan_F8ED/jembatankehidupan.jpg"><img style="border-right: 0px; border-top: 0px; margin: 10px 10px 0px; border-left: 0px; border-bottom: 0px" src="http://kreativitas.net/wp-content/images/MembangunJembatanKehidupan_F8ED/jembatankehidupan_thumb.jpg" border="0" alt="Jembatan Kehidupan" width="287" height="185" align="right" /></a> Suatu waktu dua bersaudara, yang tinggal di daerah pertanian yang berdampingan, terlibat konflik. Itu keretakan serius yang pertama kali terjadi selama 40 tahun bersebelahan bercocok tanam, berbagi peralatan mesin, pekerjaan dan hasil pertanian yang diperlukan tanpa ada konflik.</p>
<p>Kemudian kerjasama yang panjang itu berakhir. Itu diawali melalui sebuah salah pengertian yang sepele dan berkembang menjadi sebuah perbedaan besar, sampai akhirnya meledak menjadi pertukaran kata-kata yang sengit yang diikuti saling mendiamkan selama berminggu-minggu berikutnya.</p>
<p>Pada suatu pagi ada ketukan di pintu rumah petani yang lebih tua. Ketika dia membuka pintu tampak seorang dengan kotak peralatan tukang. &#8220;Saya mencari pekerjaan untuk beberapa hari&#8221;, katanya, &#8220;Mungkin kamu dapat memberikan saya beberapa pekerjaan kecil di sini dan saya dapat mengerjakannya? Dapatkan saya membantu kamu?&#8221; &#8220;Ya&#8221;, kata saudara yang tua, &#8220;Saya mempunyai sebuah pekerjaan untukmu.&#8221;</p>
<p>Lihat diseberang anak sungai di pertanian itu! Itu pertanian tetanggaku, kenyataannya, itu milik saudara muda saya. Minggu lalu ada padang rumput diantara kami dan dia mengambil buldozernya untuk membendung sungai dan sekarang ada sebuah anak sungai diantara kami. Baiklah, dia boleh melakukan ini untuk membalas dendam pada saya, tetapi saya akan membalasnya dengan sesuatu yang lebih baik.&#8221;</p>
<p>&#8220;Lihat tumpukan kayu di samping gudang? Saya ingin kamu mendirikan pagar, 2,5 meter, sehingga saya tidak perlu melihat wajah atau tempatnya lagi.&#8221; Si Tukang kayu mengatakan, &#8220;Saya pikir saya mengerti situasinya. Ambilkan pada saya paku dan penggali dan saya akan dapat melakukan sebuah pekerjaan yang menyenangkan kamu.&#8221;</p>
<p>Saudara tua itu kemudian pergi ke kota, dia membantu tukang kayu untuk mendapatkan material dan dia tidak bertani pada hari itu. Si tukang kayu bekerja keras seharian mengukur, menggergaji dan memaku. Saat matahari terbenam dan si petani kembali, tukang kayu selesai dengan pekerjaannya.</p>
<p>Mata dan mulut si petani terbuka lebar. Tidak ada pagar sama sekali. Yang ada sebuah jembatan, yang menghubungkan kedua sisi sungai kecil itu. Sebuah pekerjaan yang bagus, ada anak tangga dan semuanya. Di ujung sana, saudara mudanya, datang menghampiri mereka, tangannya terbentang, &#8220;Kamu diam-diam membangun jembatan setelah semua yang sudah saya lakukan.&#8221;</p>
<p>Kemudian dua bersaudara itu berdiri di ujung masing-masing jembatan dan bertemu di tengah jembatan, bergenggaman tangan. Mereka berbalik dan melihat tukang kayu menaikkan peralatan tukangnya ke pundak. &#8220;Tidak, tunggu! Tinggallah untuk beberapa hari. Saya punya banyak pekerjaan untukmu&#8221;, kata si saudara tua. &#8220;Saya senang untuk tinggal,&#8221; kata si tukang kayu, tetapi banyak jembatan yang harus saya bangun.&#8221;</p>
<p>Itu bukan masalah bagaimana keadaan sekitar kita, karena kedamaian ada di dalam kita. Jangan menghabiskan sisa hidupmu dengan mencari dunia untuk kebahagiaan.</p>
<p>Lihatlah cermin dan tertawalah. Biarkan kebahagian mengalir dihati, pikiran dan jiwamu sampai mempengaruhi kehidupanmu dan orang-orang di sekitarmu.</p>
<p><span style="color: #808080;">disadur dari: Building a Bridge of Life.</span></p>
<p><span style="color: #808080;"><br />
</span></p>

<p><strong>Possibly Related Posts:</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://www.kreativitas.net/10-dosa-mematikan-dari-pikiran-negatif-bag-2.html">10 Dosa Mematikan dari Pikiran Negatif (bag. 2)</a></li>
<li><a href="http://www.kreativitas.net/10-dosa-mematikan-dari-pikiran-negatif-bag-1.html">10 Dosa Mematikan dari Pikiran Negatif (bag. 1)</a></li>
<li><a href="http://www.kreativitas.net/tips-untuk-hidup-yang-lebih-baik.html">Tips Untuk Hidup yang Lebih Baik</a></li>
<li><a href="http://www.kreativitas.net/membayar.html">Membayar</a></li>
<li><a href="http://www.kreativitas.net/kamu-bilang-5-tahun-yang-akan-datang.html">Kamu Bilang, 5 Tahun yang Akan Datang&#8230;</a></li>
</ul><br />
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kreativitas.net/membangun-jembatan-kehidupan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Untuk Hidup yang Lebih Baik</title>
		<link>http://www.kreativitas.net/tips-untuk-hidup-yang-lebih-baik.html</link>
		<comments>http://www.kreativitas.net/tips-untuk-hidup-yang-lebih-baik.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Aug 2009 03:01:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>contributor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perjalanan]]></category>
		<category><![CDATA[Seliter Bensin]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[bangun pagi hari]]></category>
		<category><![CDATA[hidup lebih baik]]></category>
		<category><![CDATA[pikiran negatif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kreativitas.net/tips-untuk-hidup-yang-lebih-baik.html</guid>
		<description><![CDATA[1. Setiap hari ambil waktu sekitar 10-30 menit untuk berjalan kaki. Senyumlah saat berjalan. 2. Duduk diam hening selama paling tidak 10 menit setiap hari.3. Minimal tidur 7 jam setiap hari.4. Hidup dengan 3E- Energi, Enthusiasm (Antusiasme) dan Empati.5. Lakukan lebih banyak permainan.
6. Baca buku lebih banyak dibandingkan yang kamu baca tahun lalu.7. Sediakan waktu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kreativitas.net/wp-content/images/2a61ee4153a6_934F/hiduplebihbaik.jpg"><img style="border-right: 0px; border-top: 0px; margin: 10px 20px 0px 10px; border-left: 0px; border-bottom: 0px" height="146" alt="hidup-lebih-baik" src="http://kreativitas.net/wp-content/images/2a61ee4153a6_934F/hiduplebihbaik_thumb.jpg" width="217" align="right" border="0"></a>1. Setiap hari ambil waktu sekitar 10-30 menit untuk berjalan kaki. Senyumlah saat berjalan. <br />2. Duduk diam hening selama paling tidak 10 menit setiap hari.<br />3. Minimal tidur 7 jam setiap hari.<br />4. Hidup dengan 3E- Energi, Enthusiasm (Antusiasme) dan Empati.<br />5. Lakukan lebih banyak permainan.
<p>6. Baca buku lebih banyak dibandingkan yang kamu baca tahun lalu.<br />7. Sediakan waktu untuk berdoa. Ini akan menyediakan bensin harian untuk hari sibuk kita.<br />8. Luangkan waktu untuk orang-orang yang berumur di atas 60 tahun dan di bawah 6 tahun.<br />9. Bermimpilah lebih banyak selagi tidak tidur.<br />10.&nbsp; Makan makanan lebih banyak dari tanaman yang ditanam. Makan lebih sedikit makanan dari olahan pabrik.
<p>11. Minum banyak air putih. Minimal 2 liter perhari.<br />12. Usahakan untuk membuat minimal 3 orang tersenyum setiap hari.<br />13. Jangan buang energi anda yang berharga dengan gosip.<br />14. Lupakan masalah di masa lalu. Jangan ingatkan teman anda akan kesalahannya di masa lalu. Itu akan menghancurkan kesenangan masa kini.<br />15. Jangan punya pikiran negatif terhadap hal-hal yang tidak dapat anda kendalikan. Tetapi sisihkan energi anda untuk sesuatu yang positif.
<p>16. Sadari bahwa hidup adalah sekolah tempat anda belajar. Masalah adalah bagian sederhana dari kurikulum yang muncul dan lenyap seperti kelas aljabar. Tapi pelajarannya berlaku seumur hidup.<br />17.&nbsp; Sarapanlah bagai raja, makan sianglah laksana pangeran, makan malamlah seperti pengemis.<br />18. Lebih banyak tertawa dan tersenyum.<br />19. Hidup itu terlalu singkat untuk dikotori dengan membenci seseorang. Jangan membenci orang lain.<br />20. Jangan memperlakukan diri sendiri terlalu serius. Tidak ada orang lain yang seperti itu.
<p>21. Kamu tidak dapat memenangkan setiap perdebatan. Setujulah untuk tidak sepakat.<br />22. Berdamailah dengan masa lalu, supaya itu tidak membuat busuk masa kini.<br />23. Jangan membandingkan hidupmu dengan orang lain. Kamu tidak tahu bagaimana perjalanan hidup mereka. Jangan bandingkan teman anda dengan teman mereka<br />24. Tidak seorangpun bertanggung jawab atas kebahagiaanmu kecuali dirimu sendiri.<br />25. Maafkan semua orang untuk segalanya
<p>26. Apapun yang orang pikirkan mengenai anda tidak ada satupun yang merupakan urusan anda.<br />27. Tuhan menyembuhkan segala sesuatunya<br />28. Bagaimana pun bagus atau buruknya sebuah situasi, itu akan berubah.<br />29. Pekerjaanmu takkan menjagamu saat kau sakit. Melainkan temanmu. Tetaplah menjaga relasi.<br />30. Bersihkan segala sesuatu yang tidak berguna, indah atau menyenangkan.
<p>31. Iri hati memboroskan waktu. Kamu sudah memiliki semua yang kamu perlu.<br />32. Yang terbaik belum tiba.<br />33. Apa pun yang kau rasakan, bangun, berbenah dan bertindaklah.<br />34. Lakukan hal yang benar!<br />35. Seringlah menghubungi keluargamu.
<p>36. Nuranimu hampir selalu bergembira. Jadi bergembiralah!<br />37. Setiap hari berikan sesuatu yang baik pada orang lain.<br />38. Jangan berlebihan! Jaga batasmu.<br />39. Saat kamu masih bisa bangun pagi hari, berterimakasihlah pada Tuhan untuk itu.<br />40. jangan terlalu banyak perhitungan dalam hidupmu untuk segala sesuatu.</p>

<p><strong>Possibly Related Posts:</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://www.kreativitas.net/cara-cepat-menyelesaikan-kandang-kuda-di-farmville.html">Cara Cepat Menyelesaikan Kandang Kuda di Farmville</a></li>
<li><a href="http://www.kreativitas.net/jika-pelanggan-mengeluh.html">Jika Pelanggan Mengeluh</a></li>
<li><a href="http://www.kreativitas.net/alternatif-penginapan-di-serpong.html">Alternatif Penginapan di Serpong</a></li>
<li><a href="http://www.kreativitas.net/pasar-modern-bsd.html">Pasar Modern Bumi Serpong Damai</a></li>
<li><a href="http://www.kreativitas.net/10-dosa-mematikan-dari-pikiran-negatif-bag-2.html">10 Dosa Mematikan dari Pikiran Negatif (bag. 2)</a></li>
</ul><br />
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kreativitas.net/tips-untuk-hidup-yang-lebih-baik.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membayar</title>
		<link>http://www.kreativitas.net/membayar.html</link>
		<comments>http://www.kreativitas.net/membayar.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Jul 2009 03:25:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>contributor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dari Tetangga]]></category>
		<category><![CDATA[Seliter Bensin]]></category>
		<category><![CDATA[es krim]]></category>
		<category><![CDATA[harga kesuksesan]]></category>
		<category><![CDATA[king alfonso]]></category>
		<category><![CDATA[membayar harga]]></category>
		<category><![CDATA[model cantik]]></category>
		<category><![CDATA[rasa eskrim baru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kreativitas.net/?p=139</guid>
		<description><![CDATA[Ketika berbincang – bincang dengan salah satu pengusaha es krim internasional yang sedang berkunjung ke Indonesia, saya mendapati fakta menarik bahwa untuk menciptakan satu flavor baru ke dalam menu mereka, dibutuhkan waktu 2 tahun penelitian untuk menentukan bahan apa yang bisa menghasilkan rasa paling pas. Misalnya saja es krim rasa mangga, ternyata hanya mangga “King [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika berbincang – bincang dengan salah satu pengusaha es krim internasional yang sedang berkunjung ke Indonesia, saya mendapati fakta menarik bahwa untuk menciptakan satu flavor baru ke dalam menu mereka, dibutuhkan waktu 2 tahun penelitian untuk menentukan bahan apa yang bisa menghasilkan rasa paling pas. Misalnya saja es krim rasa mangga, ternyata hanya mangga “King Alfonso” dari India yang bisa digunakan untuk menghasilkan rasa yang pas. Bayangkan, risetnya saja butuh 2 tahun hanya untuk menambah satu varian rasa di menu mereka! Demikian juga pada saat mengintip ke belakang panggung di sebuah pagelaran busana brand terkemuka untuk peluncuran koleksi terbarunya, para model yang cantik dan langsing itu mesti bersiap–siap memoles tubuh dan tata rias mereka hanya untuk muncul tidak lebih dari 60 menit di panggung! Belum lagi para penata lampu, fitting, hingga PR yang bekerja sejak setahun sebelumnya hanya demi tepuk tangan selama 5 menit di akhir acara. Berhari–hari kelelahan dan kurang tidur, usaha keras mereka sungguh luar biasa! Tapi itulah harga yang harus dibayar untuk sebuah kesuksesan. Apakah itu untuk meluncurkan saru tambahan rasa, atau mendapatkan tepukan tangan dari penonton, atau menulis buku bestseller, ada harga yang harus dibayar. Ada kerja keras yang harus dilakukan. Dan semua itu tidak terhindarkan. Dan seluruh kerja keras ini idak terlihat, tersimpan rapi di balik dinding terkadang tanpa ada seorang pun menyadarinya.
</p>
<p>Yang diterima customer hanyalah sekarang tersedia es krim rasa mangga yang enak. Soal riset dan bahan yang cocok, tidak peduli! Yang terlihat adalah semua model terlihat cantik, baju yang diperagakan tampak anggun dan glammor. Soal apakah desainernya pusing atau penjahitnya belum tidur sebulan, bukan urusan customer! Dan memang selalu demikian yang terjadi di dunia manapun.
</p>
<p>Apakah anda memutuskan untuk mau ’membayar’ harga tadi hingga tuntas, atau memilih menghindar, pilihan ada di tangan anda. Tapi jangan lupa, customer yang menilai anda. Jika kemudian bisnis anda sukses dan melaju kencang, berarti anda telah membayar harga yang pantas. Jika ternyata bisnis anda kurang sukses, mungkin anda tidak membayar harga yang sesuai; atau yang lebih parah lagi – melempar tanggung jawab untuk ’membayar’ harga kesuksesan itu pada orang lain, sehingga orang lainlah yang lebih sukses daripada anda. Tentu anda semua ingin sukses dalam apapun yang anda kerjakan saat ini. Tapi bersediakah anda membayar harga kesuksesan itu sendiri?
</p>
<p><a title="Business Inovator" href="http://tanadisantoso.com">Tanadi Santoso</a>, 25 July 2009
</p>
<p>
  </p>

<p><strong>Possibly Related Posts:</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://www.kreativitas.net/10-dosa-mematikan-dari-pikiran-negatif-bag-2.html">10 Dosa Mematikan dari Pikiran Negatif (bag. 2)</a></li>
<li><a href="http://www.kreativitas.net/10-dosa-mematikan-dari-pikiran-negatif-bag-1.html">10 Dosa Mematikan dari Pikiran Negatif (bag. 1)</a></li>
<li><a href="http://www.kreativitas.net/membangun-jembatan-kehidupan.html">Membangun Jembatan Kehidupan</a></li>
<li><a href="http://www.kreativitas.net/tips-untuk-hidup-yang-lebih-baik.html">Tips Untuk Hidup yang Lebih Baik</a></li>
<li><a href="http://www.kreativitas.net/kamu-bilang-5-tahun-yang-akan-datang.html">Kamu Bilang, 5 Tahun yang Akan Datang&#8230;</a></li>
</ul><br />
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kreativitas.net/membayar.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kamu Bilang, 5 Tahun yang Akan Datang&#8230;</title>
		<link>http://www.kreativitas.net/kamu-bilang-5-tahun-yang-akan-datang.html</link>
		<comments>http://www.kreativitas.net/kamu-bilang-5-tahun-yang-akan-datang.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Jul 2009 04:25:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>contributor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seliter Bensin]]></category>
		<category><![CDATA[5 tahun lagi]]></category>
		<category><![CDATA[kamu bilang]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>
		<category><![CDATA[rumah sendiri]]></category>
		<category><![CDATA[rumah tipe 21]]></category>
		<category><![CDATA[UMR]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kreativitas.net/kamu-bilang-5-tahun-yang-akan-datang.html</guid>
		<description><![CDATA[Setahun lalu..Kamu bilang, kalau kamu mau punya rumah sendiri 5 tahun lagi.Rumahmu nantinya berdiri di atas tanah 1000 m2, luas bangunan 500 m2 terdiri dari 2 lantai, plus kolam renang.Rumahmu harus punya halaman luas. Agar anak-anakmu nantinya tidak bermain di jalan raya. Anak-anak tetangga pun memilih bermain-main di rumahmu.Kamu bilang, kavling itu sudah kamu lihat. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setahun lalu..<br />Kamu bilang, kalau kamu mau punya rumah sendiri 5 tahun lagi.<br />Rumahmu nantinya berdiri di atas tanah 1000 m2, luas bangunan 500 m2 terdiri dari 2 lantai, plus kolam renang.<br />Rumahmu harus punya halaman luas. Agar anak-anakmu nantinya tidak bermain di jalan raya. Anak-anak tetangga pun memilih bermain-main di rumahmu.<br />Kamu bilang, kavling itu sudah kamu lihat. Pada tahun keenam kavling disebelah rumahmu akan kamu beli.<br />Rumah sendiri, salah satu yang kamu ingin miliki 5 tahun lagi.</p>
<p>Kemarin..<br />Kamu bilang, kalau keadaanmu seperti ini terus.<br />Kalau gaji mu naik hanya sesuai kenaikan UMR, lebih rendah dari inflasi.<br />Kamu bilang, sampai kiamat pun rumah seperti itu tak akan kamu punyai.</p>
<p>Kamu bilang, jalan yang kamu lalui sekarang PASTI TIDAK membawamu meraih mimpimu.<br />Ku bilang, kenapa tidak kamu coba jalan lain yg KAMU TAHU MUNGKIN membawamu mencapai impianmu?</p>
<p>Baru saja kamu bilang..<br />Ah.. beli rumah 10 tahun lagi lah. Tipe 21. Kredit pun tak apa-apa.</p>

<p><strong>Possibly Related Posts:</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://www.kreativitas.net/10-dosa-mematikan-dari-pikiran-negatif-bag-2.html">10 Dosa Mematikan dari Pikiran Negatif (bag. 2)</a></li>
<li><a href="http://www.kreativitas.net/10-dosa-mematikan-dari-pikiran-negatif-bag-1.html">10 Dosa Mematikan dari Pikiran Negatif (bag. 1)</a></li>
<li><a href="http://www.kreativitas.net/membangun-jembatan-kehidupan.html">Membangun Jembatan Kehidupan</a></li>
<li><a href="http://www.kreativitas.net/tips-untuk-hidup-yang-lebih-baik.html">Tips Untuk Hidup yang Lebih Baik</a></li>
<li><a href="http://www.kreativitas.net/membayar.html">Membayar</a></li>
</ul><br />
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kreativitas.net/kamu-bilang-5-tahun-yang-akan-datang.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>5 Tahun ke Depan Harus Lebih Baik</title>
		<link>http://www.kreativitas.net/5-tahun-ke-depan-harus-lebih-baik.html</link>
		<comments>http://www.kreativitas.net/5-tahun-ke-depan-harus-lebih-baik.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2009 02:17:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>contributor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seliter Bensin]]></category>
		<category><![CDATA[apa kabar indonesia pagi]]></category>
		<category><![CDATA[Daftar Pemilih Tetap]]></category>
		<category><![CDATA[DPT]]></category>
		<category><![CDATA[formulir C4]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Mahkamah Konstitusi]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua MK]]></category>
		<category><![CDATA[pemilihan presiden]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres]]></category>
		<category><![CDATA[Tinta pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[tvone]]></category>
		<category><![CDATA[undangan mencontreng]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kreativitas.net/124.html</guid>
		<description><![CDATA[Sehari sebelum pilpres dilaksanakan, pagi harinya saya menonton acara Apa Kabar Indonesia Pagi di TVOne. Terlihat Ketua Mahkamah Konstitusi sedang dimintakan pendapat mengenai keputusan Mahkamah Konstitusi tentang penggunaan KTP dan KK dalam Pemilihan Presidan.
  Terlontar keluhan pribadi sebagai warga negara, beliau ternyata sampai saat itu belum menerima undangan mencontreng. Saya berpikir, paling tidak dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sehari sebelum pilpres dilaksanakan, pagi harinya saya menonton acara Apa Kabar Indonesia Pagi di TVOne. Terlihat Ketua Mahkamah Konstitusi sedang dimintakan pendapat mengenai keputusan Mahkamah Konstitusi tentang penggunaan KTP dan KK dalam Pemilihan Presidan.<br />
  <br />Terlontar keluhan pribadi sebagai warga negara, beliau ternyata sampai saat itu belum menerima undangan mencontreng. Saya berpikir, paling tidak dalam hal ini nasib saya sama dengan ketua Mahkamah Konstitusi. Sempat ditanyakan kenapa KTP harus dilengkapi KK, bukankah sudah ada tanda pada jari yang dicelupkan ke dalam tinta pemilu. Beliau menjawab, waktu Pemilihan Legislatif yang lalu dengan mudah beliau menghapus tinta yang dijari dengan menggunakan bensin. Informasi ini tertarik untuk saya buktikan.<br />
  <br />Kemarin pagi saya sempatkan mampir ke ketua RT untuk menanyakan apakah ada undangan Pilpres untuk saya. Saat Pileg, formulir C4 saya terima seminggu sebelum hari pencontrengan. Seharusnya saya sudah terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT). Beruntung, undangan untuk saya masih dipegang pak Ketua RT.<br />
  <br />Setelah selesai mencontreng, sekitar 25 menit kemudian saya sampai di rumah. Saya tidak menggunakan bensin untuk menghapus tinta di jari tapi cukup sabun cair pencuci tangan. Hasilnya, dalam waktu sekitar 2 menit bekas tinta pemilu pada jari hampir hilang. Warna tinta pada jari masih agak terlihat pada bagian kuku. Besar kemungkinan tinta akan bersih dari jari tangan jika waktu untuk membersihkannya lebih lama lagi. Pada kedua photo di bawah terlihat perbandingan kondisi jari kelingking sebelum dan sesudah tinta dibersihkan.<a href="http://kreativitas.net/wp-content/images/7e184b2f7320_7991/DSC00258.jpg"><img style="border: 0px none ; margin: 10px 20px 0px 10px;" alt="DSC00258" src="http://kreativitas.net/wp-content/images/7e184b2f7320_7991/DSC00258_thumb.jpg" align="left" border="0" width="240" height="180" /></a><a href="http://kreativitas.net/wp-content/images/7e184b2f7320_7991/DSC00259.jpg"><img style="border: 0px none ; margin: 10px 20px 0px 10px;" alt="DSC00259" src="http://kreativitas.net/wp-content/images/7e184b2f7320_7991/DSC00259_thumb.jpg" align="right" border="0" width="240" height="180" /></a>
</p>
<p>&nbsp;
</p>
<p>&nbsp;
</p>
<p>&nbsp;
</p>
<p>&nbsp;
</p>
<p>&nbsp;
</p>
<p>&nbsp;
</p>
<p>&nbsp;
</p>
<p>
  <br />Kualitas tinta yang buruk merupakan salah satu masalah yang dihadapi dalam Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presidan kali ini. Secara umum, bobroknya sistem pemilu merupakan cermin seluruh rakyat Indonesia. Mudah-mudahan dengan Presiden yang terpilih kembali dan DPR yang baru semangat untuk menuju Indonesia yang lebih baik dapat terus membara.<br />
  <br />Bagaimana pun juga Indonesia yang lebih baik tidak akan terwujud tanpa partisipasi secara aktif dari kita, bagian masyarakat yang selalu kenyang tidak pernah kelaparan. Jangan jadi bebek yang mengikut ke mana pun pemimpin melangkah. Jadilah elang yang mengawasi dengan tajam setiap langkah pemerintah dan DPR.</p>

<p><strong>Possibly Related Posts:</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://www.kreativitas.net/10-dosa-mematikan-dari-pikiran-negatif-bag-2.html">10 Dosa Mematikan dari Pikiran Negatif (bag. 2)</a></li>
<li><a href="http://www.kreativitas.net/10-dosa-mematikan-dari-pikiran-negatif-bag-1.html">10 Dosa Mematikan dari Pikiran Negatif (bag. 1)</a></li>
<li><a href="http://www.kreativitas.net/membangun-jembatan-kehidupan.html">Membangun Jembatan Kehidupan</a></li>
<li><a href="http://www.kreativitas.net/tips-untuk-hidup-yang-lebih-baik.html">Tips Untuk Hidup yang Lebih Baik</a></li>
<li><a href="http://www.kreativitas.net/membayar.html">Membayar</a></li>
</ul><br />
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kreativitas.net/5-tahun-ke-depan-harus-lebih-baik.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Komponen dan Seliter Bensin</title>
		<link>http://www.kreativitas.net/komponen-dan-seliter-bensin.html</link>
		<comments>http://www.kreativitas.net/komponen-dan-seliter-bensin.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Apr 2009 00:59:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>contributor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seliter Bensin]]></category>
		<category><![CDATA[alfred Nobel]]></category>
		<category><![CDATA[belajar blog]]></category>
		<category><![CDATA[belajar menulis]]></category>
		<category><![CDATA[bensin eceran]]></category>
		<category><![CDATA[bukan motivator]]></category>
		<category><![CDATA[ide penulisan]]></category>
		<category><![CDATA[komponen kendaraan]]></category>
		<category><![CDATA[konsistensi menulis]]></category>
		<category><![CDATA[merakit kendaraan]]></category>
		<category><![CDATA[tata bahasa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kreativitas.net/komponen-dan-seliter-bensin.html</guid>
		<description><![CDATA[Komponen dan Seliter Bensin
Kreativitas adalah tentang berbagai jenis komponen yang diperlukan untuk merakit kendaraan. Kreativitas juga menghangatkan kendaraan dengan seliter bensin eceran.
Begitulah tema atau apa pun namanya yang menjadi dasar pembuatan blog Http://kreativitas.netTerus terang blog ini belum sepenuhnya matang. Sebab saya masih dipusingkan tentang hal-hal sebagai berikut:- Bagaimana konsep baku blog http://kreativitas.net- Bagaimana membagi-bagi kategori [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Komponen dan Seliter Bensin
<p>Kreativitas adalah tentang berbagai jenis komponen yang diperlukan untuk merakit kendaraan. Kreativitas juga menghangatkan kendaraan dengan seliter bensin eceran.</p>
<p>Begitulah tema atau apa pun namanya yang menjadi dasar pembuatan blog <a href="Http://kreativitas.net">Http://kreativitas.net</a><br />Terus terang blog ini belum sepenuhnya matang. Sebab saya masih dipusingkan tentang hal-hal sebagai berikut:<br />- Bagaimana konsep baku blog <a href="http://kreativitas.net">http://kreativitas.net</a><br />- Bagaimana membagi-bagi kategori didalam blog tersebut.<br />- Apakah saya mengutip sepenuhnya tulisan orang lain? Tentu saja sudah menjadi jaminan mutu.<br />- Jika isinya tulisan saya. Bagaimana konsistensi saya dalam menulis?<br />- Bagaimana kualitas tulisan saya? Seberapa hancur? hehehe&#8230;<br />- Bagaimana respon orang-orang terhadap tulisan-tulisan saya? Pemikiran ini cukup mengganggu.
<p>Berangkat dari ketahudirian bahwa saya bukanlah seorang motivator maka saya memikirkan bagaimana blog yang sesuai buat saya. Selain itu saya juga belum sukses jika sudut pandangnya adalah materi. Suatu sudut pandang wajar yang digunakan banyak orang dalam menilai kesuksesan orang lain. Jadi apa yang dapat saya bagi? Maka dari itulah saya merasa belum layak menjadi POM bensin yang menjadi tempat orang singgah dan mengisi penuh tangki semangatnya. Mungkin kalau sekedar mengisi seliter bensin eceran dan berdiskusi tidak masalah. </p>
<p>Seringkali muncul ide tentang hal tertentu melintas di kepala saya. Tanpa permisi, baik datang maupun perginya. Sehingga sama sekali tanpa meninggalkan jejak. Alasan itu pula yang membuat saya membuat blog. Dalam merakit suatu kendaraan banyak komponen yang diperlukan setelah kendaraan dirakit barulah diisi bahan bakarnya.
<p>Waaahhh&#8230;. terlalu pusing punya dampak negatif juga. Daripada berlama-lama lebih baik saya launching saja. Nanti sembari jalan diperbaiki kan bisa. Eh.. saat berpusing ria saya sudah memunculkan beberapa tulisan. Entah bagaimana tata bahasa dan isinya. Jadi.. saya tunggu komentar rekan-rekan semua. Semua komentar akan saya anggap positif. Baik itu komentar terhadap tulisan, layout blog maupun saran-saran lainnya.
<p>Mengutip petuah bijak, Alfred Bernhard Nobel (1833-1896), ahli kimia dan penemu dinamit asal Swedia,<br />&#8220;Jika memiliki seribu ide dan hanya satu yang bagus, saya puas.&#8221;
<p>Betul juga. Punya 10 ide saja sudah lumayan apalagi 1000 ide.
<p>Silahkan berkomentar di:
<p><a title="http://www.kreativitas.net/komponen-dan-seliter-bensin.html#comments" href="http://www.kreativitas.net/komponen-dan-seliter-bensin.html#comments">http://www.kreativitas.net/komponen-dan-seliter-bensin.html#comments</a></p>

<p><strong>Possibly Related Posts:</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://www.kreativitas.net/10-dosa-mematikan-dari-pikiran-negatif-bag-2.html">10 Dosa Mematikan dari Pikiran Negatif (bag. 2)</a></li>
<li><a href="http://www.kreativitas.net/10-dosa-mematikan-dari-pikiran-negatif-bag-1.html">10 Dosa Mematikan dari Pikiran Negatif (bag. 1)</a></li>
<li><a href="http://www.kreativitas.net/membangun-jembatan-kehidupan.html">Membangun Jembatan Kehidupan</a></li>
<li><a href="http://www.kreativitas.net/tips-untuk-hidup-yang-lebih-baik.html">Tips Untuk Hidup yang Lebih Baik</a></li>
<li><a href="http://www.kreativitas.net/membayar.html">Membayar</a></li>
</ul><br />
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kreativitas.net/komponen-dan-seliter-bensin.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
