10 Dosa Mematikan dari Pikiran Negatif (bag. 2) 2


6. Brengsek!! Mengapa hal-hal buruk selalu terjadi padaku?

Masalah:

Hal-hal buruk terjadi pada setiap orang. jika kita berdiam diri terhadap hal itu, maka itu akan membuat kita frustasi dan menjatuhkan kita.

Solusi:

Lihat hal-hal buruk sebagai bagian dari air surut yang mengalir dalam kehidupan. Penderitaan bagian dari kondisi manusia tetapi itu akan berlalu. Semua rasa sakit akan berlalu. Sementara itu, jangan membiarkan itu menjadi beban. Jangan berlarut dengan hal-hal buruk tetapi lihat kedepan menghadapi hal-hal baik di masa depanmu. Belajar mengambil hal-hal buruk dalam setiap langkah dan belajar dari situ. Hal-hal buruk sebenarnya merupakan suatu kesempatan bertumbuh dan menjadi lebih kuat dalam musibah.

7. Kamu tidak dapat melakukan sesuatu dengan benar! Mengapa kamu tidak seperti dia?

Masalah:

Perkataan seperti ini biasanya terjadi saat kita masih anak-anak dan tersimpan di bawah sadar. Masalahnya? Membandingkan dua orang, selalu merupakan pemikiran yang keliru. Setiap orang berbeda, dengan keberbedaan maka sesuatu dikerjakan. Perbedaan kekuatan, kelemahan dan perbedaan karakter manusia. Jika kita berharap bahwa semua manusia sama, kita sudah menjadi robot. Kedua, dengan berkata negatif seperti itu pada orang lain tidak akan membuat situasi menjadi lebih baik. Itu mungkin akan membuat kamu merasa lebih baik dan lebih berkuasa. Tetapi kenyataannya, itu akan menyakiti hubungan kamu. Sebenarnya, itu akan membuat kamu merasa negatif dan pastinya membuat orang lain juga merasa negatif dan perilaku negatif akan berlanjut. Semua orang akan kalah.

Solusi:

Ambil kesalahan dan perilaku buruk orang lain sebagai sebuah kesempatan untuk mengajar. Tunjukkan pada mereka bagaimana cara melakukan sesuatu. Kedua, puji mereka ada setiap perilaku positif mereka dan menghargai kesuksesan mereka. Terakhir dan yang paling penting, cintai mereka sebagaimana mereka.

8. Pekerjaanmu menjengkelkan. Itu sangat lemah! Kamu sangat tolol dan kuharap kamu tidak akan menghasilkan keturunan.

Masalah:

Bagaimanapun, coba lihat sesuatu bukan dari perspektif orang yang menerima komentar tersebut tetapi dari perspektif orang yang memberi komentar. Bagaimana dengan mengatakan hal seperti itu bisa menolongmu? Saya rasa akan merasa baik untuk memberi kesempatan jika kamu merasa waktumu terbuang. Tetapi benarkah, berapa banyak waktumu terbuang? Beberapa menit? Dan atas kesalahan siapa? Kebenarannya, membuat komentar negatif justru membuatmu untuk selalu berpikiran negatif. Hal itu juga tidak baik dalam pertemanan.

Solusi:

Belajar menawarkan solusi yang konstruktif terlebih dulu. Daripada memberitahu seseorang karya mereka buruk, atau pendapat mereka lemah, tawarkan pendapat yang spesifik untuk perbaikan. Bantu mereka untuk menjadi lebih baik. jika kamu ingin menyempatkan waktu untuk berpendapat, buat itu sebagai waktu yang berharga. Kedua, belajar untuk berinteraksi dengan orang dalam cara yang positif. Hal ini akan membuat orang lain merasa baik dan kamu juga memiliki perasaan yang lebih baik mengenai diri sendiri. Dan kamu akan mendapat beberapa teman akrab dengan cara seperti ini.

9. Membalas cemoohan orang

Masalah:

Jika seseorang menghinamu dan dengan cara yang sama kamu menghina mereka juga maka yang terjadi adalah perpindahan masalah. Orang tersebut mungkin menghadapi hari yang buruk dan menempatkan kamu di dalam hari tersebut karena suatu alasan. Jika kamu membalasnya, maka kamu berada di hari yang buruk juga. masalahnya menjadi masalahmu. Bukan hanya itu, lingkaran cemoohan dapat menjadi lebih buruk dan lebih buruk sampai menghasilkan kekerasan atau konsekuensi negatif untuk kalian berdua.

Solusi:

Biarkan hinaan atau komentar negatif meluncur. Jangan biarkan masalah mereka menjadi masalahmu. Kenyataannya, cobalah untuk mengerti masalah mereka lebih lagi, mengapa seseorang mengatakan sesuatu seperti itu? Apa masalah yang sedang mereka hadapi? Memiliki sedikit empati untuk seseorang tidak hanya akan membuatmu mengerti bahwa komentar mereka bukan tentangmu. Tetapi itu juga akan membuatmu merasa dan bertindak dengan tata cara positif menghadapi mereka. Kamu akan merasa lebih baik dalam proses tersebut.

10. Saya berpikir saya tidak dapat melakukan ini. Saya tidak cukup disiplin. Mungkin lain waktu.

Masalah:

Jika kamu merasa tidak dapat melakukan sesuatu, kamu mungkin tidka menang. Khususnya untuk masalah besar. Disiplin tidak ada hubungannya dalam hal ini. Motivasi dan fokus adalah segala yang diperlukan untuk melakukannya. Jika kamu menempatkan kesanggupan untuk lain waktu, kamu tidak akan melakukannya. Pemikiran negatif seperti ini menghalangi kita dari penyelesaian masalah.

Solusi:

Alihkan pemikiran ke sekelilingmu. Kamu dapat melakukan ini! Kamu tidak perlu disiplin. Temukan cara untuk membuat dirimu sukses dalam tujuanmu. Jika kamu gagal, belajar dari kegagalan tersebut, dan coba lagi. Daripada meletakkan tujuan itu untuk lain waktu, mulailah sekarang. Fokus pada satu tujuan dalam satu waktu, tempatkan semua energimu untuk hal itu. Raihlah sebanyak mungkin bantuan dari orang lain yang bisa kamu dapatkan. Kamu akan dapat menggerakkan gunung jika kamu mulai berpikir positif.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *